Makassar, 9 Desember 2025 — Anggota DPR RI Tamsil Linrung melaksanakan kegiatan Sosialisasi Daerah Pemilihan (Sosdapil) MPR RI di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (8/12/2025). Kegiatan berlangsung di hotel Unhas dan dihadiri ratusan warga, tokoh masyarakat, pemuda, serta perwakilan organisasi kemahasiswaan.
Dalam pemaparannya, Tamsil menegaskan bahwa 4 Pilar Kebangsaan—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—merupakan fondasi ideologis yang harus terus dirawat di tengah tantangan sosial, politik, dan teknologi saat ini.
“4 Pilar ini bukan sekadar konsep, tetapi pedoman hidup berbangsa. Ia menjadi kompas moral sekaligus penyangga persatuan kita di tengah perbedaan,” ujar Tamsil.
Ia menekankan bahwa penguatan nilai-nilai kebangsaan harus berjalan seiring dengan kesejahteraan rakyat, sehingga persatuan tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga substantif.
Dalam sesi dialog, warga mengangkat sejumlah isu strategis seperti perbaikan infrastruktur lingkungan, penanganan banjir, peluang kerja bagi anak muda, akses pendidikan, serta peningkatan layanan kesehatan. Aspirasi juga muncul terkait penataan kawasan pesisir dan pengelolaan tata ruang Tamalanrea yang lebih berkelanjutan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Tamsil berkomitmen memperjuangkannya melalui fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran melalui kementrian terkait.
Selain itu, ia secara terbuka menyatakan dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya program-program yang berorientasi pada kemandirian bangsa, ketahanan pangan, dan peningkatan kesejahteraan rakyat.
“Pemerintahan Pak Prabowo memiliki visi besar untuk Indonesia yang berdaulat dan sejahtera. Tugas kita di parlemen adalah memastikan kebijakan itu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk warga Tamalanrea,” tegasnya.
Tokoh pemuda, Ahmad, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, forum seperti ini penting untuk menjembatani aspirasi lokal dengan kebijakan nasional.
“Kami merasa diperhatikan dan didengar. Semoga suara kami betul-betul diperjuangkan,” katanya.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab, diskusi interaktif. Panitia melaporkan kegiatan berlangsung tertib, partisipatif, dan kondusif.














