Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

Politik Daur Ulang: Pentingnya Menjaga Konteks Informasi di Ruang Digital

9
×

Politik Daur Ulang: Pentingnya Menjaga Konteks Informasi di Ruang Digital

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Dewan Pengurus Pusat BKPRMI mencermati dinamika ruang publik digital terkait kembali beredarnya potongan pernyataan Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin, mengenai wacana program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ramai diperbincangkan di media sosial dalam beberapa waktu terakhir.

BKPRMI memandang bahwa perkembangan teknologi informasi dan algoritma media sosial memungkinkan sebuah pernyataan lama kembali muncul di ruang publik dengan kemasan baru. Dalam situasi tertentu, informasi yang sebenarnya merupakan bagian dari diskursus masa lalu dapat dipersepsikan sebagai pernyataan terbaru ketika disebarluaskan tanpa penjelasan konteks waktu, latar pembahasan, maupun tujuan awal penyampaiannya.

Example 500x700

Fenomena ini menunjukkan pentingnya kehati-hatian bersama dalam menerima dan menyebarkan informasi. Di era digital, kecepatan arus informasi sering kali melampaui proses verifikasi, sehingga publik berpotensi merespons berdasarkan potongan narasi yang belum utuh.

BKPRMI menilai bahwa perbedaan pandangan terhadap kebijakan publik merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun demikian, diskursus publik yang sehat hendaknya dibangun di atas informasi yang lengkap, proporsional, dan tidak terlepas dari konteks aslinya. Ruang digital semestinya menjadi sarana edukasi dan dialog konstruktif, bukan ruang yang memperbesar kesalahpahaman.

Pandangan BKPRMI

1. Mengajak masyarakat untuk senantiasa melakukan tabayyun digital, yakni memeriksa sumber, waktu pernyataan, serta konteks informasi sebelum membentuk opini atau menyebarkannya kembali.

2. Mendorong semua pihak agar mengedepankan etika komunikasi publik yang menyejukkan dan tidak memperkeruh suasana sosial.

3. Mengingatkan pentingnya literasi digital sebagai bagian dari tanggung jawab kolektif dalam menjaga persatuan dan kualitas demokrasi bangsa.

4. Mengimbau para pengguna media sosial untuk tidak mudah terprovokasi oleh konten yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman akibat hilangnya konteks informasi.

BKPRMI meyakini bahwa masyarakat Indonesia memiliki kedewasaan untuk menyikapi setiap informasi secara bijak. Perbedaan pendapat hendaknya menjadi ruang pembelajaran bersama, bukan sumber perpecahan.

Sebagai organisasi kepemudaan dan kemasjidan, BKPRMI berkomitmen untuk terus mendorong ekosistem digital yang sehat, beretika, dan berorientasi pada persatuan umat serta kemaslahatan bangsa.

Jakarta, 26 Februari 2026

Dewan Pengurus Pusat BKPRMI

H. Said Aldi Al Idrus, SE., MM

Ketua MPP BKPRMI

H. Nanang Mubarok, S.HI., M.Sos.

Ketua Umum DPP

Jailani Dalimunthe, SH.

Sekjend DPP

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *