Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

Pemprov Sulsel Pacu Pemerataan Infrastruktur Transportasi dengan Perpanjangan Runway Bandara Arung Palakka

47
×

Pemprov Sulsel Pacu Pemerataan Infrastruktur Transportasi dengan Perpanjangan Runway Bandara Arung Palakka

Sebarkan artikel ini

BONE, SULSEL – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) terus berupaya memacu pemerataan pembangunan infrastruktur transportasi di seluruh wilayahnya. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah rencana perpanjangan landasan pacu (runway) Bandar Udara Arung Palakka yang terletak di Desa Mappalo Ulaweng, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone.

Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan Bandara Arung Palakka dapat melayani kepentingan umum secara lebih luas, sekaligus menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih efisien, khususnya pada sektor industri, perdagangan, dan pariwisata. Dengan runway yang lebih panjang, diharapkan bandara ini dapat menampung lebih banyak pesawat dengan ukuran yang lebih besar, membuka peluang konektivitas yang lebih baik, serta meningkatkan volume penumpang dan kargo.

Example 500x700

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Ishaq Iskandar, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Persiapan, menegaskan urgensi proyek ini bagi masyarakat Bone dan sekitarnya. “Kehadiran Bandara Arung Palakka dengan runway yang lebih panjang diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat di daerah Bone dan sekitarnya,” ungkap Ishaq Iskandar pada Selasa, 25 November 2025.

Peningkatan kualitas infrastruktur ini tidak hanya berfokus pada modernisasi fisik, tetapi juga pada pemenuhan standar keselamatan penerbangan yang ketat. Pemprov Sulsel berkomitmen untuk menciptakan lingkungan bandara yang aman, nyaman, dan mendukung operasional penerbangan yang optimal. Hal ini mencakup peningkatan fasilitas pendukung seperti sistem navigasi, pencahayaan, dan peralatan keselamatan lainnya.

Terkait kebutuhan lahan, Pemprov Sulsel merencanakan pengadaan tanah seluas 219.049 meter persegi atau sekitar 21,9 hektar. Proses pengadaan tanah ini akan dilaksanakan oleh Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Sulawesi Selatan. Pelaksanaan teknis di lapangan nantinya akan didelegasikan kepada Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Bone. Tahapan ini diperkirakan memakan waktu sekitar satu tahun dan dijadwalkan rampung pada tahun 2025.

Sementara itu, konstruksi fisik perpanjangan runway diproyeksikan akan dimulai pada tahun 2026 hingga selesai. Pemprov Sulsel akan mengalokasikan anggaran yang memadai untuk memastikan proyek ini berjalan lancar dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

“Kami berharap pembangunan ini bisa berjalan sesuai dengan rencana dan tanpa kendala di lapangan,” pungkas Ishaq Iskandar. Dengan rampungnya proyek ini, diharapkan Bandara Arung Palakka dapat menjadi pintu gerbang utama bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah Bone dan sekitarnya, serta m

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *