GOWA, SULAWESI SELATAN – Mudir Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Furqon Muhammadiyah Tasikmalaya, Jawa Barat, KH Uum Syarif Usman, melakukan kunjungan muhibah ke Ponpes Darul Fallaah Unismuh Makassar pada Sabtu, 14 Februari 2026. Kunjungan tersebut berlangsung di kompleks pesantren yang terletak di Desa Bissoloro, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, dan diadakan di sela-sela perhelatan OLIMPICAD 8 yang berpusat di kampus Unismuh Makassar.
Dalam kunjungan ini, KH Uum Syarif Usman ditemani oleh Kepala Keuangan Pesantren Al-Furqon, Ustadz Dani. Selain tujuan bersalurrahim dengan pengelola dan santri Ponpes Darul Fallaah, kunjungan juga difungsikan untuk memberikan arahan, nasehat, serta testimoni terkait pengelolaan pesantren yang meraih akreditasi unggul.
Pesantren Al-Furqon yang dipimpinnya berhasil meraih Akreditasi Unggul pada tahun 2025, bersama dengan Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Garut di Jawa Barat. Di wilayah Sulawesi Selatan, dua pesantren Muhammadiyah yang juga meraih predikat sama adalah Pesantren Putri Ummul Mukminin Aisyiyah Sulawesi Selatan dan Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara.
Dalam testimoninya, KH Uum Syarif Usman menyampaikan beberapa aspek krusial yang harus diperhatikan untuk menjadikan pesantren unggul. “Mulai sekarang permantap kesehatan pesantren, meliputi kesehatan administrasi, pengelolaan pembelajaran, manajemen dan sistem tata kelola, serta tatakelola keuangan yang amanah,” ucapnya.
Menurutnya, semua hal tersebut dapat terjamin jika kesehatan para pimpinan dan pembina pesantren juga terjaga dengan baik. Selain aspek manajerial, Kyai Uum juga menekankan pentingnya disiplin dan keterlibatan dalam organisasi: Guru harus masuk mengajar tepat waktu, Santri aktif mengikuti proses pembelajaran dan Para pimpinan dan guru aktif terlibat di Persyarikatan Muhammadiyah di semua level dan memiliki Nomor Baku Muhammadiyah
“Komponen penting lainnya adalah materi pengajaran Al-Islam Kemuhammadiyahan dengan merujuk pada Kitab LP2M PP Muhammadiyah,” tambah Kyai Uum, yang juga menjabat sebagai mantan Pimpinan DPP IMM dan Anggota DPRD Jawa Barat selama tiga periode pada Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).
Kunjungan muhibah tersebut juga dirangkaikan dengan acara pelepasan Mubaligh Hijrah yang dipimpin oleh Direktur Ponpes Darul Fallaah, Dr Dahlan Lama Bawa. Acara ditandai dengan penyerahan secara simbolis Spanduk Sosialisasi Informasi Penerimaan Santri Baru Tahun Ajaran 2026/2027.
Dr Dahlan berpesan kepada para santri yang akan menjadi mubaligh hijrah, “Ananda Santri diharapkan menyampaikan dakwah pencerahan, juga menjadi duta promosi penerimaan Santri Baru Ponpes Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro TA 2026/2027.”
Ponpes Darul Fallaah merupakan Lab School Unismuh Makassar yang berdiri pada tahun ajaran 2006/2007. Pesantren ini berdiri di atas lahan bersertifikat seluas 75 Hektare yang merupakan milik Unismuh Makassar.
Kunjungan muhibah diakhiri dengan pemberian oleh-oleh berupa Buku Ontologi Karya Santri Darul Fallaah berjudul Ketika Santri Berkisah. Setelah itu, seluruh peserta acara menikmati hidangan lokal berupa buah durian dan konro kuda sebagai simbol silaturahmi yang erat antara kedua institusi pesantren.
















