Sidrap, 23 Februari 2026 – Polda Sulsel Gelar Focus Group Discussion (FGD) bertemakan “Bahayanya Paham Radikalisme” digelar pada hari Senin (23/2/26) di Kabupaten Sidrap.
Kegiatan yang dipimpin oleh Ustadz Rijal Hajroni alias Saiful, salah satu mantan anggota Jamaah Islamiyah (JI), juga diikuti dengan acara buka puasa bersama guna menjalin silaturahmi antar peserta.
Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen diantaranya tokoh masyarakat Kota Sidrap dan anggota Tim direktorat Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Polda Sulawesi Selatan.
Dalam pemaparannya, Ustadz Rijal alias Saiful menekankan bahwa paham radikalisme merupakan ancaman serius yang tidak hanya membahayakan generasi muda, tetapi juga memiliki dampak buruk yang luas bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
“Radikalisme bisa menjadi pemicu aksi terorisme di Indonesia. Dikarenakan, generasi muda saat ini sangat rentan untuk menjadi sasaran cuci otak oleh kelompok yang menyebarkan paham tersebut,” ujarnya.
Ustadz Rijal alias saiful juga menambahkan bahwa penyebaran atau pemaparan paham radikal sekarang sudah muda di akses melalui media sosial dan paham paham agama yang tidak jelas asal usulnya
Menurutnya, sosialisasi mengenai bahaya paham radikalisme sangat penting untuk dilakukan secara terus-menerus. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap program semacam ini, dengan alasan bahwa tanpa pemahaman yang benar, generasi muda berisiko besar menjadi korban bahkan pelaku tindakan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia.
Pesan mendalam oleh Ustadz Rijal alias Saiful
-Hati hati dalam menggunakan media sosial
-Hindari konten konten yang menimbulkan perpecahan antara agama
-Tetap percaya terhadap pemerintah dan negara
Peserta yqng hadir menyambut baik kegiatan ini, menyatakan bahwa informasi yang disampaikan sangat relevan dan diperlukan untuk memperkuat solidaritas serta pemahaman bersama dalam menangkal penyebaran paham radikal di wilayah Sidrap.
















