Kolaka Utara, Sulawesi Selatan – Dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi desa, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka menggelar sosialisasi tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Torotuo, Kecamatan Ranteangin, Kabupaten Kolaka Utara, pada Minggu, 3 Agustus 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh mahasiswa USN Kolaka dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa setempat.
Sosialisasi yang bertempat di Balai Desa Torotuo ini menghadirkan Dr. Almansyah Rundu Wonua, Dosen Pendamping Lapangan (DPL) KKN USN Kolaka, sebagai narasumber utama. Beliau memaparkan secara detail tentang pentingnya penerapan prinsip good governance dalam pengelolaan BUMDes, mencakup akuntabilitas, transparansi, dan keberlanjutan usaha. Dr. Almansyah juga menyoroti tantangan yang kerap dihadapi oleh BUMDes, seperti rendahnya kapasitas manajerial pengurus, ketergantungan pada dana desa, sistem pencatatan keuangan yang kurang optimal, dan minimnya partisipasi masyarakat.
“Kunci keberhasilan BUMDes terletak pada sinergi antara pemerintah desa, pengurus BUMDes, masyarakat, dan dukungan dari akademisi,” tegas Dr. Almansyah, yang juga dosen Prodi Manajemen FISIE USN Kolaka. “Kita harus membangun BUMDes yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kesejahteraan seluruh warga desa.”
Sekretaris Desa Torotuo, Bapak Hasdin, mewakili pemerintah desa menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif para mahasiswa dan dosen USN Kolaka. “Kami sangat mendukung kegiatan ini karena BUMDes merupakan pilar penting dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya. Senada dengan itu, Ketua BUMDes Landera menekankan potensi besar Desa Torotuo yang belum tergali secara maksimal dan peran strategis BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi desa.
Sosialisasi ini berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab yang melibatkan pengurus BUMDes, tokoh masyarakat, dan warga Desa Torotuo. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan BUMDes yang baik untuk masa depan ekonomi desa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan BUMDes dan mempererat kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat dalam membangun desa yang mandiri dan berdaya saing. Keberhasilan sosialisasi ini menjadi contoh nyata bagaimana peran aktif mahasiswa dapat berkontribusi langsung dalam pembangunan de