Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

Jenazah Pramugari Florencia Lolita Wibisono Diterbangkan ke Jakarta di Dampingi Keluarga

71
×

Jenazah Pramugari Florencia Lolita Wibisono Diterbangkan ke Jakarta di Dampingi Keluarga

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR,- Jenazah salah satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, berhasil diidentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono, seorang pramugari berusia 33 tahun yang tinggal di Apartemen Howard Tower, Pulogadung, Jakarta Timur.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Muhammad Haris, menyampaikan bahwa identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan sidik jari, data gigi, properti, serta ciri-ciri medis, dengan hasil yang menunjukkan kesesuaian antara data postmortem dan antemortem. Kepala Pusat Identifikasi Pusdokkes Polri, Brigadir Jenderal Mashudi, menambahkan bahwa kondisi jenazah masih baik sehingga sidik jari dapat terbaca dengan jelas.

Example 500x700

Florencia merupakan korban kedua yang ditemukan oleh tim pencarian pada Senin (19/1/2026) di jurang kedalaman 500 meter, kemudian diserahkan ke tim DVI pada Selasa (20/1/2026) malam. Sebelumnya, tim SAR juga telah mengevakuasi satu korban laki-laki yang masih dalam proses identifikasi. Total ada 10 orang korban dalam kecelakaan ini.

Proses penyerahan jenazah dilakukan di Kantor Biddokkes Polda Sulsel pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 13.44 WITA, di mana keluarga Florencia yang terdiri dari kedua orang tua dan saudara-saudaranya hadir bersama pihak maskapai IAT. Suasana penyerahan berlangsung penuh haru, dan kakak korban, Felix, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam pencarian dan evakuasi, sekaligus mengucapkan syukur karena jenazah adiknya berhasil ditemukan.

Jenazah kemudian dibawa ke Terminal Kargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dan tiba pada pukul 17.08 WITA. Peti jenazah telah melalui pemeriksaan dan pengukuran sebelum akan diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat Batik Air ID-6231, yang dijadwalkan berangkat pukul pukul 22.03 WITA. Rombongan pendamping meliputi kakak kandung Natasya Wibisono, kakak ipar Folix Christyanto A., ayah Wibisono Sugianto, dan ibu Noltje Maramis.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *