Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

Gelombang Kritik Menguat, Alumni KAMMI Desak Pemerintah Lakukan Perubahan Signifikan

14
×

Gelombang Kritik Menguat, Alumni KAMMI Desak Pemerintah Lakukan Perubahan Signifikan

Sebarkan artikel ini

Jakarta, 30 Agustus 2025 – “Kami tidak bisa tinggal diam melihat rakyat terus menanggung beban. Pemerintah harus segera melakukan reshuffle kabinet dan menunjuk menteri-menteri yang berpihak pada rakyat kecil. Jika tidak, krisis kepercayaan akan semakin dalam,” tegas Koordinator Alumni KAMMI, Taufik Amrullah, dalam pernyataan sikap yang dirilis hari ini.

Pernyataan ini menjadi bentuk keprihatinan mendalam Keluarga Besar Alumni KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) terhadap kondisi bangsa yang dinilai kian memprihatinkan. Mereka menyampaikan duka cita kepada keluarga korban yang gugur dalam aksi demonstrasi yang marak terjadi di berbagai kota, sembari menegaskan bahwa suara rakyat tidak boleh diabaikan.

Example 500x700

Alumni KAMMI menyoroti tiga isu utama yang dianggap sebagai pemicu kemarahan publik. Pertama, kebijakan ekonomi yang mencekik rakyat, mulai dari kenaikan pajak yang tak terkendali, turunnya daya beli masyarakat, defisit APBN yang terus membengkak, hingga ketergantungan yang kian besar pada utang luar negeri.

Kedua, tindakan tidak empati dari sejumlah anggota parlemen, termasuk aksi joget-joget yang dianggap melecehkan penderitaan rakyat, serta hinaan yang melukai hati masyarakat. Ketiga, tindakan represif aparat kepolisian, khususnya insiden memilukan ketika seorang pengemudi ojek online tewas dilindas mobil polisi, yang menyulut kemarahan publik.

Menik Qomariyatin, Sekretaris Alumni KAMMI, menekankan bahwa pemerintah tidak boleh menganggap remeh tuntutan rakyat. “Kami mendesak reformasi total Kepolisian RI agar kembali pada fungsinya sebagai pelindung rakyat, bukan sebaliknya. Anggota DPR yang mempermainkan penderitaan rakyat dengan joget-joget dan hinaan harus diberi sanksi tegas. Jangan sampai lembaga legislatif kehilangan kehormatannya,” ujarnya.

Selain reformasi Polri dan penindakan terhadap anggota DPR, Alumni KAMMI juga menuntut langkah-langkah konkret lainnya, seperti pembatalan kenaikan tunjangan DPR, percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset, penetapan kenaikan UMR, hingga penggantian menteri-menteri ekonomi yang dinilai gagal.

Pernyataan sikap yang ditandatangani Taufik Amrullah dan Menik Qomariyatin ini mendapat banyak dukungan di media sosial. Banyak kalangan berharap agar pemerintah tidak menutup mata terhadap desakan perubahan yang semakin lantang terdengar.

Kini, publik menunggu: akankah Presiden Prabowo merespons dengan langkah nyata demi meredam kegelisahan rakyat, atau membiarkan bara ketidakpuasan terus membesar menjadi api krisis yang sulit dipadamkan.


Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *