MAKASSAR – Selama dua tahun menjabat sebagai Camat Kecamatan Biringkanaya, Bapak Juliaman, S.Sos telah membangun citra sebagai sosok pemimpin yang humanis, komunikatif, dan mudah ditemui oleh berbagai elemen masyarakat. Karakter kepemimpinannya yang sederhana dan terbuka telah menjadikannya dekat dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga di tingkat lorong.
Sejak awal masa kepemimpinannya, Juliaman selalu mengedepankan prinsip komunikasi dua arah dalam setiap pelayanan dan penyelesaian persoalan di wilayahnya. Ia dikenal tidak menjaga jarak yang terlalu jauh dengan masyarakat dan selalu memberi ruang terbuka bagi siapa pun yang ingin menyampaikan aspirasi, masukan, maupun keluhan.
Kebiasaan beliau menerima warga secara langsung, baik di kantor kecamatan maupun saat turun ke lapangan, menjadi bukti nyata dari komitmen tersebut. Pendekatan yang persuasif dan solutif menjadikan Juliaman sosok camat yang mudah diajak berdiskusi serta cepat merespons berbagai permasalahan sosial dan pelayanan publik.
Selain dekat dengan warga, Juliaman juga aktif membangun sinergi dengan unsur Tripika (TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional), lurah, RT/RW, serta lembaga kemasyarakatan. Kolaborasi ini berdampak positif terhadap terciptanya suasana wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.
Keberhasilan sinergi tersebut terlihat terutama dalam menghadapi berbagai agenda besar, seperti pengamanan hari besar keagamaan, penyelenggaraan kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga penanganan kebencanaan yang membutuhkan koordinasi yang baik antar pihak.
Masyarakat Biringkanaya pun mengapresiasi gaya kepemimpinan Juliaman yang dinilai tegas namun tetap mengedepankan pendekatan kekeluargaan. Dengan karakter tersebut, ia berhasil menumbuhkan kepercayaan publik serta memperkuat hubungan antara pemerintah kecamatan dan masyarakat.
Kepemimpinan Juliaman selama dua tahun ini menjadi contoh bahwa pelayanan publik yang baik lahir dari pemimpin yang mau mendengar, hadir di tengah masyarakat, dan bekerja dengan hati.
















