MAKASSAR — Liga Mulia Ramadan resmi kembali digelar pada tahun ini sebagai ajang olahraga sekaligus hiburan masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Turnamen sepak bola tahunan ini dipastikan hadir dengan konsep yang lebih meriah serta peningkatan total hadiah dibanding pelaksanaan sebelumnya.
Ketua Panitia Pelaksana Liga Mulia Ramadan, Amirul Yamin Ramadhansyah, mengatakan bahwa penyelenggaraan tahun ini menjadi momentum spesial karena bertepatan dengan satu tahun kepemimpinan pasangan Mulia, Munafri–Aliyah.
“Liga Mulia Ramadan bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga bagian dari perayaan satu tahun kepemimpinan pasangan Mulia. Karena itu, kami menyiapkan konsep yang lebih matang dan hadiah yang lebih besar,” ujar Amirul, yang akrab disapa Iyul, Senin (26/1/2026).
Ia menjelaskan, Liga Mulia Ramadan dijadwalkan kick off pada 22 Februari 2026, atau bertepatan dengan hari ketiga bulan Ramadan. Panitia membuka pendaftaran peserta secara terbatas, yakni hanya 20 tim, guna menjaga kualitas kompetisi dan kelancaran pelaksanaan turnamen.
Berbeda dari tahun sebelumnya, Liga Mulia Ramadan kali ini tidak lagi digelar di Lapangan Gelora Hasanuddin.
Panitia masih melakukan finalisasi lokasi pertandingan dengan beberapa opsi yang tengah dipertimbangkan, di antaranya Lapangan Stadion Barombong dan Lapangan Sepak Bola Universitas Negeri Makassar (UNM).
Menurut Iyul, pemilihan lokasi dilakukan secara cermat agar turnamen dapat berjalan nyaman, aman, serta memberikan pengalaman terbaik bagi pemain dan penonton.
“Liga ini kembali hadir untuk menjadi hiburan warga sembari menanti waktu berbuka puasa nantinya,” ungkapnya.
Selain itu, panitia juga menaruh perhatian serius pada aspek profesionalitas dan sportivitas. Iyul menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan pemahaman kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi fair play selama pertandingan berlangsung.
“Kami akan menekankan profesionalitas kepada setiap tim. Insiden yang sempat terjadi pada pelaksanaan tahun lalu tidak boleh terulang kembali,” tegasnya.
Dengan konsep baru, hadiah yang meningkat, serta semangat kebersamaan di bulan Ramadan, Liga Mulia Ramadan diharapkan kembali menjadi magnet bagi pecinta sepak bola lokal sekaligus ruang hiburan positif bagi masyarakat.
















