Oleh : Anugerah Amir ,SS.M.I,kom.
Partai Politik kekinian tidak terlepas dari berbagai dinamika yang dipengaruhi oleh berbagai dasar asumsi publik. Partai yang paling banyak di lihat, diperhatikan, dibicarakan dan dipikirkan oleh berbagai kalangan secara regional maupun Nasional berarti partai tersebut memiliki tempat di hati publik.
Dinamika partai adalah cermin bergeraknya roda organisasi, apalagi partai politik yang memiliki nafas ideologi Karya ke Karyaan seperti Partai GOLKAR. Tidak heran jika setiap momentum yang tercipta dari dinamika partai GOLKAR selalu mengasyikkan bagi berbagai kalangan untuk membicarakan, mendiskusikan dan menjadikan tema pembicaraan warung-warung kopi. Itulah fenomena Partai GOLKAR, apalagi di Sulawesi Selatan.
Menjelang hajatan MUSDA GOLKAR SULSEL maka akan bermunculan berbagai hasil amatan pengamat, hasil analisis pakar dan berbagai cerita publik tentang bagaimana dinamika sebuah Partai yang sejak awal sudah Terbuka bukan partai baru yang menggembor-gemborkan keterbukaan. GOLKAR ini sejak awal sudah Tbk. dimana kader _in and out_ dari kawah aktivis menuju panggung realita politik yang tentu tujuannnya adalah KARYA.
Menyusul penunjukan H. Muhiddin Said sebagai Plt. Ketua GOLKAR SULSEL maka disusun kepengurusan Partai GOLKAR SULSEL untuk persiapan MUSDA Konsolidatif kedepan.
Kepengurusan ini akan memperkuat secara psikologis kader, Dibawah kendali Muhiddin M Said selaku Plt Ketua Golkar Sulsel dan Rahman Pina sebagai Plt Sekertaris , pengurus semakin solid dan Kelihatan Sekret/ kantor GOLKAR SULSEL menjadi ruang diskusi, ruang pertemuan ide dan pertukaran gagasan. Gairah kader GOLKAR SULSEL kembali menyala.
Para pemerhati politik regional SULSEL mulai membicarakan, menganalisa, dan memberikan penilaian. Inilah fenomena GOLKAR SULSEL. Dan itu kembali memberi senyuman gairah kader untuk menunjukkan kebanggaan menjadi kader GOLKAR.
Semangat GOLKAR SULSEL kembali mendidikan kawah yang siap mengeluarkan letupan-letupan pijar Karya di panggung politik SULSEL.
Fenomena Dinamika politik yang membersamai setiap momentum yang tercipta dari Partai GOLKAR SULSEL bukanlah bom waktu yang mengancam soliditas melainkan sebuah gerakan Konsolidatif Partai yang besar skala SULSEL. Dan itu akan memperkokoh akar Beringin SULSEL.
















