Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Opini

Kenaikan Harga di Industri HORECA: Sebuah Keniscayaan yang Membutuhkan Strategi Cerdas

162
×

Kenaikan Harga di Industri HORECA: Sebuah Keniscayaan yang Membutuhkan Strategi Cerdas

Sebarkan artikel ini

Oleh : Ira Munajirah , PT.Gandum Mas Kencana
(Business Executive Horeca Makassar) dan
Mahasiswi Pasca Sarjana STIEM bongaya magister akuntansi

Industri perhotelan, restoran, dan kafe (HORECA) tengah bergulat dengan realita pahit: kenaikan harga bahan baku yang tak terelakkan.  Ini bukan sekadar keluhan, melainkan sebuah keniscayaan yang menuntut respon strategis dari para pelaku usaha.  Menjawab tantangan ini dengan hanya menaikkan harga secara membabi buta bukanlah solusi, bahkan justru bisa menjadi bumerang.  Diperlukan strategi cerdas yang mampu menjaga profitabilitas tanpa mengorbankan loyalitas pelanggan.

Example 500x700

Banyak yang beranggapan bahwa menaikkan harga adalah satu-satunya jalan keluar.  Namun,  peningkatan harga yang tidak terencana dan tanpa pertimbangan yang matang dapat berakibat fatal.  Pelanggan, yang semakin sensitif terhadap harga,  dapat beralih ke kompetitor yang menawarkan harga lebih terjangkau.  Oleh karena itu,  peningkatan harga harus didasari oleh analisis yang komprehensif dan diiringi oleh strategi pemasaran yang tepat.

Salah satu kunci keberhasilan adalah berfokus pada nilai tambah (value-based pricing).  Jangan hanya melihat angka di nota, tetapi nilai yang diterima pelanggan.  Kualitas bahan baku premium, suasana yang unik, atau layanan pelanggan yang istimewa dapat menjadi pembenaran atas harga yang lebih tinggi.  Pelanggan rela membayar lebih jika mereka merasa mendapatkan pengalaman yang bernilai.

Selain itu, fleksibilitas harga (dynamic pricing) juga perlu dipertimbangkan.  Menggunakan harga yang berbeda berdasarkan waktu (misalnya, harga lebih tinggi di akhir pekan) dan menawarkan promo di hari kerja dapat membantu mengoptimalkan pendapatan.  Strategi ini memerlukan pemantauan data penjualan yang ketat dan kemampuan beradaptasi terhadap fluktuasi permintaan.

Namun, strategi harga bukanlah satu-satunya faktor penentu.  Efisiensi operasional juga sangat penting.  Pengelolaan stok yang baik, penjadwalan staf yang efektif, dan negosiasi yang cermat dengan pemasok dapat membantu menekan biaya operasional dan menjaga profitabilitas.

Lebih jauh lagi, membangun loyalitas pelanggan melalui program loyalitas dan strategi bundling (paket layanan) menjadi krusial.  Pelanggan yang loyal cenderung lebih toleran terhadap kenaikan harga, asalkan mereka merasa dihargai dan mendapatkan nilai lebih.

Kesimpulannya, kenaikan harga di industri HORECA adalah sebuah keniscayaan yang harus dihadapi dengan strategi yang tepat.  Bukan sekadar menaikkan harga, tetapi juga meningkatkan nilai yang ditawarkan kepada pelanggan, mengoptimalkan efisiensi operasional, dan membangun loyalitas.  Para pelaku usaha HORECA perlu berpikir inovatif dan adaptif untuk bertahan dan berkembang di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks.  Kegagalan beradaptasi akan berujung pada kerugian, sementara strategi yang tepat akan memastikan keberlangsungan bisnis dan bahkan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *